Ada pepatah mengatakan kebersihan
adalah sebagian dari Iman. Oleh karena itu setiap manusia harus menjaga
kebersihan diri dan lingkungan. Beberapa minggu ini guruku membahas Limbah dan
AMDAL. Setelah itu membuatku berpikir lebih keras lagi, ternyata apa yang
diajarkan ayah dan ibu tentang membuang sampah dan membersihkan kamar tidur sejak
kecil itu sebagian kecil dari menjaga kebersihan. Sehingga sampai sekarang pun
aku selalu menjaga kebersihan, oleh sebab itu kesadaran akan kebersihan harus
ditanamkan sejak dini.
Lihat saja perbedaan lingkungan
dan bangunan tua di London dan Indonesia, jelas sangat berbeda. Mungkin itu
karena kesadaran orang London akan kebersihan dengan orang Indonesia sangat
berbeda pula.
Aku sempat berpikir mungkin untuk
menjaga kebersihan di Indonesia diawali dengan menyediakan 2 tempat sampah di setiap
bangunan, 1 untuk sampah basah dan satu untuk sampah kering begitu juga dengan
truk-truk sampah atau gerobak sampah serta tempat penampungan sampah. Tukang
sampah juga dibekali keahlian untuk mengelolah sampah menjadi sesuatu yang
bernilai tinggi.
Limbah cair juga sebaiknya di
kelolah dengan baik. Mungkin setiap
bangunan harus mempunyai alat penjernih air, sehingga air yang akan dibuang
tetap bersih. Mungkin pemerintah perlu memproduksi alat tersebut. Dari
penelitihan anak bangsa tentang penjernihan air dapat dikembangkan dan
diproduksi, dengan adanya alat tersebut air di Indonesia pun tidak kotor lagi.
Satu lagi tentang polusi, umumnya
polusi diakibatkan oleh asap kendaraan bermotor atau pabrik. Aku juga berpikir bagaimana jika setiap orang
yang membeli kendaraan bermotor digratiskan sebuah pohon kecil, agar asap
kendaraan bermotor itu dapat diubah menjadi oksigen oleh pohon tersebut,
sehingga udara pun menjadi bersih. Begitu juga dengan pabrik, di halaman pabrik
harus ditanami pohon minimal 4 pohon.
Bagaimana nih dengan opini ku??
Kedengarannya aneh tapi mudah-mudahan bisa membuat lingkungan Negara Indonesia
kita tercinta ini menjadi bersih. Sehingga sebutan Jambrut Katulistiwa bagi
Indonesia tidak berubah menjadi batu katulistiwa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar